Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Tantangan Orang Tua di Era Digital

 

Tantangan-Orang-Tua-di-Era-Digital
Anak “Zaman Now” yang lebih pintar dari orang tuanya

Generasi zaman now makin lihai dalam berselancar di internet melebihi para orang tuanya. Mengakali filter (penyaringan) dan settingan history adalah aksi yang harus diwaspadai. Orang tua dalam hal ini harus sering-sering menambah wawasan agar tidak dilangkahi anak-anak mereka sendiri.

Anak inginkan kebebasan

Anak yang menginjak usia remaja umumnya menginginkan privasi, mencari kepribadian yang berbeda dan berusaha untuk diterima. Hal ini adalah bagian dari proses menuju kedewasaan. Kadangkala orang tua ‘datang’ di saat yang dirasa tidak tepat saat berurusan dengan kebebasan dan keamanan berinternet. Orang tua sebaiknya bisa mencari celah yang tepat dan waktu yang pas agar anak-anak tidak merasa terlalu dikontrol dan diperlakukan overprotective, akan tetapi tidak melepaskan pengawasannya, tidak dilangkahi anak-anak mereka sendiri.

Dunia user-generated content

Di jagad user-generated content, mereka yang terkoneksi dengan internet, termasuk anak-anak, bisa menciptakan beragam konten sendiri. Mereka mampu memposting dan menerima foto, stream video, serta menulis dan membaca hal-hal yang bisa dilihat siapapun memiliki akses ke internet. Bahayanya, merekapun bisa menerima informasi tanpa editan dan saringan. Membantu anak-anak berpikir kritis akan apa yang mereka posting, baca dan lihat di internet adalah langkah yang penting.

Selengkapnya tentang Panduan Praktis Dampingi Anak di Dunia Digital dapat dilihat dan dipelajari dibawah ini:


File Panduan Praktis Dampingi Anak di Dunia Digital dapat diunduh disini.

Semoga bermanfaat, Salam Literasi.


Sumber: Gerakan Lietrasi Nasional - Kemdikbud.

Post a Comment for "Tantangan Orang Tua di Era Digital"