Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Rekrutmen Peserta Muhibah Budaya Jalur Rempah 2021

Rekrutmen-Peserta-Muhibah-Budaya-Jalur-Rempah-2021

Sejarah telah mencatat bahwa rempah-rempah pernah mengharumkan Nusantara. Negeri ini pernah menjadi pemain penting dan pemasok utama dalam perdagangan dunia, jauh sebelum bangsa Eropa melakukan aktivitas perdagangan di Asia Tenggara. Begitu pentingnya rempah-rempah dalam kehidupan manusia, sehingga ia menjadi komoditas utama yang mampu memengaruhi kondisi politik, ekonomi, maupun sosial budaya dalam skala global.

Jalur Rempah telah menciptakan simpul-simpul ke-Indonesia-an antarwilayah di Nusantara dan menempatkan Indonesia sebagai wilayah strategis dalam perdagangan dunia. Perdagangan cengkih, pala, dan lada menjadi wahana interaksi antarberbagai suku dan etnik di Indonesia. Perdagangan rempah-rempah membawa interaksi dan pertukaran nilai-nilai, penyebaran agama, persilangan budaya, kesenian, sastra, gastronomi, dan sebagainya.

Dalam rangka merevitalisasi hubungan historis tersebut, Muhibah Budaya merupakan sebuah platform untuk mengembangkan dan memperkuat ketahanan budaya serta diplomasi budaya di dalam dan luar negeri, serta memaksimalkan pemanfaatan Cagar Budaya (CB) dan Warisan Budaya Takbenda (WBTb).

Pelayaran mengarungi lintas samudera menyusuri titik-titik rempah di Indonesia sebagai penegasan ketersambungan daerah-daerah dan konektivitas historis Indonesia melalui Jalur Rempah. Beragam aktivitas di darat dan laut antarpeserta dari seluruh Indonesia, diharapkan menghidupkan Jalur Rempah dengan kerja sama, sinergi, gerak serentak dalam memajukan kebudayaan, bahkan dengan ribuan orang di ratusan titik rempah, mulai dari pertunjukan, musik, kuliner, pengetahuan berbagai kearifan lokal dan pengobatan tradisional, seminar, workshop, pemutaran film, hingga residensi budaya. Ketersambungan budaya dalam lintas daerah di Indonesia menjadi suatu esensi dari program ini atas keberagaman pendukung budaya di masing-masing lokus yang dipersatukan melalui kehangatan rempah-rempah.

Dengan menggunakan KRI Dewaruci bekerja sama dengan TNI AL, Muhibah Budaya mengarungi 13 titik rempah: 

  1. Banda Neira, 
  2. Ternate, 
  3. Makassar, 
  4. Banjarmasin, 
  5. Bintan, 
  6. Medan, 
  7. Lhokseumawe, 
  8. Padang, 
  9. Banten, 
  10. Jakarta, 
  11. Semarang, 
  12. Benoa, dan 
  13. Surabaya.

Total peserta Muhibah Budaya berjumlah 170 orang pemuda dan pemudi dari 34 provinsi yang akan disebar di 5 titik pertukaran yaitu 1) Banda Neira, 2) Makassar, 3) Tanjung Uban, 4) Padang, dan 5) Jakarta. Masing-masing titik pertukaran peserta berjumlah 34 orang.

Sebelum berlayar, para peserta diberikan Workshop Pembekalan Peserta yang berisikan sejumlah agenda:

  • Pemahaman tentang sejarah dan budaya setempat termasuk memanfaatkan dan melindungi cultural practice Cagar Budaya dan WBTb. 
  • Pemahaman tentang mengapa pengusulan Jalur Rempah menjadi penting untuk didukung bersama. 
  • Materi penguatan nasionalisme dan ketahanan sosial budaya oleh pihak TNI termasuk pelayaran dengan KRI Dewaruci. 
  • Pembekalan untuk peserta yang mengikuti festival dan rencana aksi ketika berlabuh di 13 titik rempah.

Dasar Hukum

  1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional; 
  2. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya; 
  3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2017 Tentang Pemajuan Kebudayaan; 
  4. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 78 tahun 2007 tentang Pengesahan Convention for the Safeguarding of Intangible Cultural Heritage UNESCO Tahun 2003 (Konvensi untuk Perlindungan Warisan Budaya Takbenda); 
  5. Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2019 tentang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; 
  6. Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020 – 2024; 
  7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 45 Tahun 2019 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Tujuan Muhibah Budaya Jalur Rempah

  • Memperkenalkan ragam budaya Indonesia (baik Warisan Budaya Takbenda maupun Cagar Budaya Nasional) dan kearifan lokal di daerah lintasan Jalur Rempah; 
  • Memberikan pemahaman tentang sejarah dan budaya setempat termasuk memanfaatkan dan melindungi cultural practice Cagar Budaya dan WBTB; 
  • Memberikan pemahaman mengapa pengusulan Jalur Rempah sebagai Warisan Dunia UNESCO menjadi penting untuk didukung bersama; 
  • Meningkatkan kapasitas budayawan, seniman, komunitas dan masyarakat luas dalam memperkuat ketahanan dan diplomasi budaya; 
  • Menumbuhkan kebanggaan akan jati diri bangsa dengan mempengaruhi persepsi masyarakat di daerah dan dunia internasional terkait peran Indonesia di masa lalu dan potensi peran Indonesia di masa depan; 
  • Membuka akses, menciptakan dialog, membangun hubungan antarmasyarakat;

Jadwal Rekrutmen Peserta

1. Pengumuman dan Pendaftaran : 10 Mei -10 Juni 2021;

Pengumuman dan pendaftaran rekrutmen peserta Muhibah Budaya Jalur Rempah diadakan di masing-masing provinsi. Untuk pendaftaran dilakukan dengan mengunggah kelengkapan persyaratan sebagaimana kriteria peserta. Untuk tautan pendaftaran, bisa diakses di http://ringkas.kemdikbud.go.id/PendaftaranMuhibahJR

2. Pengumuman Peserta Terpilih : 23 Juni 2021;

Diumumkan di website Jalur Rempah: https://jalurrempah.kemdikbud.go.id/

3. Pembekalan Peserta

Peserta yang lolos seleksi dari hasil open call/rekrutmen mengikuti workshop pembekalan sebelum pelayaran di salah satu 5 titik pertukaran peserta:

  • Ambon : tanggal 10-16 Agustus 
  • Makassar : tanggal 27 Agustus-2 September 
  • Tanjung Uban : tanggal 10-16 September 
  • Padang : tanggal 20-26 September 
  • Jakarta : tanggal 3-9 Oktober
4. Selengkapnya dapat dilihat pada Juknis Rekrutmen Peserta Muhibah Budaya Jalur Rempah 2021 dibawah ini:

Kualitas sumber daya manusia sebagai peserta Muhibah Budaya Jalur Rempah sangat tergantung pada kualitas suatu proses rekrutmen. Rekrutmen yang benar memberikan implikasi pada kualitas peserta, yang diharapkan dapat menjadi duta budaya rempah dengan visi kebangsaan dan wawasan kebudayaan yang baik. Ia diharapkan mampu memproyeksikan nilai-nilai ke-Indonesia-an sekaligus berkontribusi secara riil menjawab berbagai isu kontemporer yang relevan dan kontekstual dengan perspektif Jalur Rempah sebagai strategi diplomasi budaya.

Melalui perencanaan yang matang dan terarah diharapkan Muhibah Budaya Jalur Rempah dapat terlaksana dengan baik.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat, terima kasih.

Salam Literasi!

Post a Comment for "Rekrutmen Peserta Muhibah Budaya Jalur Rempah 2021"