Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Teknik Presentasi ala Steve Jobs

Teknik-Presentasi-ala-Steve-Jobs

Steven Paul Jobs (24 Februari 1955 – 5 Oktober 2011) adalah seorang tokoh bisnis dan penemu dari Amerika Serikat. Ia adalah pendiri pendamping, ketua, dan mantan CEO Apple Inc. Jobs juga sebelumnya menjabat sebagai pejabat eksekutif Pixar Animation Studios; ia menjadi anggota dewan direktur The Walt Disney Company pada tahun 2006, setelah pengambilan alih Pixar oleh Disney. Namanya dicantumkan sebagai produser eksekutif dalam film Toy Story tahun 1995.

Steve Jobbs telah dikenang sebagai bos pendiri Apple yang sangat sukses. Pria ini terkenal sebagai pekerja keras tetapi juga mempunyai kemampuan presentasi yang mengagumkan. 

Tidak hanya visioner yang cerdas menciptakan produk-produk revolusioner, Steve Jobs juga dikenal sebagai komunikator dan presenter ulung. Cara dia menyampaikan pidato dan materi presentasi selalu menggetarkan dan sering menjadi contoh bagi banyak orang. 

Sehingga tak jarang berkat presentasi nya tersebut dapat menarik minat para investor, calon pembeli untuk mau berinvestasi di bisnis Apple yang dibangunnya. 

Berikut di bawah ini adalah beberapa tips untuk presentasi ala Steve Jobs, yang dapat kita gunakan untuk melakukan presentasi.

Tentukan Tema

Hal pertama adalah menentukan tema. Tema merupakan hal utama yang ingin anda sampaikan dalam presentasi. 

Apa harapan dari audiens setelah presentasi perlu anda ambil terlebih dahulu. Apakah presentasi ini hanya untuk paparan, untuk influencing/ajakan atau presentasi produk. 

Untuk itu anda harus perlu menyiapkan tema yang pas dan berharap audiens dapat melakukan apa setelah presentasi anda tersebut dilakukan.

Tentukan Headline atau Judul Besar Mengenai Presentasi Tersebut

Headline merupakan spesifik topik dari tema besar yang telah anda angkat. Sebagai contoh jika anda ingin presentasi sebuah produk maka anda harus mengangkat lebih spesifik tentang judul besar atau headline yang ingin anda bawakan. 

Misalnya adalah jika tema anda tentang produk Messenger maka headline nya adalah terobosan baru dalam bidang teknologi IT menggunakan messenger.

Susun Outline atau Poin per Poin Materi yang Ingin Disampaikan

Hal selanjutnya adalah ada harus menentukan outline apa saja yang ingin disampaikan. 

Sebagai contoh jika ada presentasi tentang produk anda maka anda harus tentukan headline seperti: masalah yang timbul, apa yang anda tawarkan, manfaatnya apa dan kesimpulan.

Masukan Data Berupa Angka yang Harus Relevan dengan Audiens

Data-data yang menarik akan sangat membantu anda dalam ber-presentasi dan berargumentasi. Anda dapat menggunakan data-data atau fakta-fakta dari sumber lain atau dari sumber anda sendiri yang pernah anda kerjakan. 

Data-data ini akan membantu untuk sedikit menggiring ketertarikan produk anda. Sebagai contoh sederhananya adalah anda bisa menampilkan data-data para pengguna dari produk anda tersebut.

Jobs terdaftar sebagai penemu utama atau penemu pendamping pada lebih dari 230 hadiah paten atau permintaan paten terkait serangkaian teknologi mulai dari komputer dan alat portabel hingga antarmuka pengguna (termasuk yang berbasis sentuh), pengeras suara, papan ketik, adapter tenaga, tangga, gesper, lengan baju, tali sandang dan paket.

Berikan Materi Presentasi dengan Komposisi Lebih Banyak Gambar atau Visual Bukan Tulisan

Presentasi yang menarik biasanya dilengkapi dengan gambar bahkan audio jika perlu. Mengingat presentasi dapat diartikan juga sebagai pertunjuk kan kecil sehingga audiens terkadang juga harus dipuaskan dalam hal-hal tertentu dalam hal visual atau audio. 

Audiens menikmati presentasi secara visual dan audio sehingga penajaman untuk presentasi secara visual akan sangat menarik audiens. Jika kita terjebak untuk presentasi dalam bentuk tulisan, audiens agak cenderung bosan apalagi cara membawakan nya kurang menarik. 

Jika anda bisa menambahkan gambar-gambar atau video yang menarik maka dapat memperjelas suasana atau sekedar memberikan ilustrasi visual. 

Jika perlu berikan video atau gambar yang menyenangkan yang tidak terkait tetapi dapat mencairkan suasana (ice breaking) seperti gambar yang lucu atau sedikit kontroversial.

Lakukan Presentasi dengan Penuh Semangat

Presentasi merupakan sebuah pertunjuk kan. Maka, untuk mendapat antusiasme audiensi, semangat harus dimulai dari diri sendiri dalam menyampaikan presentasi. 

Presenter layaknya seorang aktor dalam sebuah pertunjukan. Semua pandangan akan menuju ke presenter dan materi yang dibawakan. Jika presenter nya saja kurang bersemangat, meskipun bahannya menarik maka audiens juga tidak jarang menjadi bosan. 

Jadi kuncinya adalah lakukan dengan penuh antusiasme dan lepaskan beban anda.

Terus Berlatih dan Berlatih dan Berlatih

Kendala umum orang yang gagal presentasi adalah menyerah di awal. Ketika anda tahu bahwa anda merasa tidak bisa presentasi maka itu akan membawa kepada dorongan untuk menyerah. Maka dari itu kuncinya adalah terus berlatih dan terus memperbaiki diri. 

Jika hari ini anda merasa kurang bagus maka pada sesi selanjutnya anda dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik dan meningkatkan kepercayaan diri anda. Dengan terus berlatih dan mau mengambil setiap kesempatan yang ada akan sangat membantu anda untuk bisa memberikan presentasi yang menarik.

Pada 5 Oktober 2011, Steve Jobs meninggal dunia di California pada usia 56 tahun, tujuh tahun setelah didiagnosis menderita kanker pankreas. Pada waktu kematiannya, ia dikenal luas sebagai seorang visioner, perintis dan genius dalam bidang bisnis, inovasi, dan desain produk, dan orang yang berhasil mengubah wajah dunia modern, merevolusi enam industri yang berbeda, dasekutif". Kematiannya ditanggapi secara luas dan dianggap sebagai kehilangan besar bagi dunia oleh para penggemarnya di seluruh dunia.

Demikianlah beberapa tips singkat untuk melakukan teknik presentasi ala Steve Jobs. Anda dapat memanfaatkannya tips tersebut untuk presentasi di berbagai hal. Jika anda masih sekolah atau kuliah, anda bisa terapkan hal tersebut pada saat ada tugas presentasi di sekolah. 

Manfaatkan momen-momen tersebut sebagai momen untuk terus meningkatkan kemampuan diri anda dalam presentasi. 

Tak jarang, mereka yang mempunyai kemampuan komunikasi yang baik termasuk presentasi biasanya mereka akan sukses dalam dunia karir nanti. 

Maka hal yang pertama adalah jangan malu dan jangan pernah bosan untuk terus berlatih. Jika ada kesempatan, manfaatkan kesempatan tersebut dengan baik.

Semoga bermanfaat dan terimakasih.

Salam Literasi!

Post a Comment for "Teknik Presentasi ala Steve Jobs"