Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

PBSB 2021 Dibuka Pertengahan Maret

 

PBSB-2021-Dibuka-Pertengahan-Maret

Tentang PBSB

Program Beasiswa Santri Berprestasi disingkat menjadi PBSB adalah sebuah program afirmatif perluasan akses santri untuk melanjutkan studi sarjana dan profesi melalui suatu program yang terintegrasi mulai dari proses kerjasama, pengelolaan, sistem seleksi, serta pemberian bantuan pembiayaan yang diperlukan bagi santri yang memenuhi syarat, sampai dengan pembinaan masa studi dan pembinaan pengabdian setelah lulus. Program afirmatif ini secara khusus ditujukan bagi lulusan pesantren, Pondok Pesantren, Dayah, Surau, Meunasah, atau sebutan lain, yang selanjutnya disebut Pesantren adalah lembaga yang berbasis masyarakat dan didirikan oleh perseorangan, yayasan, organisasi masyarakat Islam, dan/atau masyarakat yang menanamkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt., menyemaikan akhlak mulia serta memegang teguh ajaran Islam rahmatan lil‘alamin yang tercermin dari sikap rendah hati, toleran, keseimbangan, moderat, dan nilai luhur bangsa Indonesia lainnya melalui pendidikan, dakwah Islam, keteladanan, dan pemberdayaan masyarakat dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Arah Kebijakan

Berdasarkan isu kebijakan yang telah digambarkan, kebijakan PBSB diarahkan pada hal sebagai berikut:

  1. Memperkuat kerjasama dengan Perguruan Tinggi Mitra dan Pesantren sebagai upaya untuk meningkatkan pembinaan mahasantri dan peneguhan komitmen pengabdian;
  2. Optimalisasi pilihan program studi agama, manajemen pendidikan, dakwah, sains dan teknologi, kedokteran dan kesehatan, ekonomi, sosial dan humaniora serta tanaman dan pertanian;
  3. Tindakan afirmatif melalui kompetisi berbasis provinsi dan asal Pesantren dalam rangka pemerataan sebaran mahasantri dari berbagai wilayah;
  4. Penguatan tata kelola Program Beasiswa Santri Berprestasi;
  5. Penguatan fungsi pembinaan masa studi oleh Kementerian Agama, Perguruan Tinggi Mitra dan Pesantren dalam rangka memperluas wawasan serta intensifikasi dan diversifikasi keilmuan.

Dalam rangka mewujudkan arah kebijakan tersebut, diperlukan strategi berikut:

  1. Strategi UmumProgram Beasiswa Santri Berprestasi Program Studi Keagamaan, Manajemen Pendidikan, Sains dan Teknologi, Kedokteran dan Kesehatan, Ekonomi, Sosial Humaniora, dan Tanaman dan Pertanian melalui sistem seleksi terbuka untuk peserta baru (angkatan 2021) dari seluruh Pesantren yang telah memiliki tanda terdaftar Pesantren pada Kementerian Agama.
  2. Strategi Khusus. (1) Penguatan tata kelola Bantuan Beasiswa Santri Berprestasi. (2) Pemberdayaan santri peserta PBSB melalui pembinaan dan pendampingan, serta pembimbingan pada organisasi peserta PBSB maupun alumni dengan fokus pada peningkatan kualitas dan peneguhan komitmen pengabdian.

Optimalisasi materi seleksi kepesantrenan, keagamaan, dan wawasan kebangsaan dalam rangka mendapatkan mahasantri yang cakap, menguasai dasar keilmuan keislaman, serta moderat.

Tujuan PBSB

Adapun tujuan dari PBSB adalah sebagai berikut:

  1. Sebagai pemberdayaan sosial bagi santri melalui upaya memperluas akses bagi santri berprestasi yang memiliki kematangan pribadi, kemampuan penalaran, dan prestasi untuk memperoleh pendidikan tinggi, melalui tindakan afirmatif dalam seleksi masuk perguruan tinggi. Tidak sedikit para santri yang mempunyai kemampuan luar biasa, kecerdasan yang imajiner, namun mereka terhalang untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Kedepannya, mereka diharapakan menjadi pelopor bangsa yang siap mengabdi kepada pondok pesantren dan negeri Indonesia tercinta;
  2. Sebagai pemberdayaan sosial bagi pesantren melalui upaya meningkatkan kualitas SDM pondok pesantren di bidang sains, teknologi serta sosial kemasyarakatan agar dapat mengoptimalkan peran pembangunan dimasa mendatang, melalui penguatan keilmuan di perguruan tinggi dan program pengabdian paska lulus. Banyak pondok pesantren yang mengalami kendala karena minimnya jangkauan akses. Pesantren kekurangan SDM dalam beberapa hal utamanya saat dihadapkan dengan kemajuan zaman. Misalnya, dalam bidang teknologi informasi, sains, dan lain sebagainya. Dengan adanya program ini, diharapkan akan tumbuh generasi pesantren yang melek teknologi informasi dan tidak ketinggalan zaman;
  3. Upaya pemberdayaan pesantren melalui upaya penguatan pesantren sebagai lembaga pendidikan, dakwah dan pengembangan masyarakat, dengan pembentukan jaringan kerjasama antara dunia pendidikan tinggi dengan pondok pesantren.

Dibuka pada Pertengahan Maret 2021

Pendaftaran Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) tahun ini akan dibuka pada pertengahan Maret 2021. Ada 21 pilihan Perguruan Tinggi yang akan menjadi mitra Kemenag dalam PBSB.

“Pendaftaran PBSB tahun 2021 segera dibuka. Kami sedang siapkan perangkatnya, para santri agar terus update informasi resmi seputar PBSB,” tegas Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Waryono Abdul Ghofur di Jakarta, Sabtu (13/3/2021).

PBSB sudah berjalan sejak 2004. Ribuan sarjana santri sudah lahir dari program ini. PBSB merupakan salah satu bentuk afirmasi negara bagi para santri agar dapat melanjutkan kuliah di perguruan tinggi. Melalui PBSB, santri diharapkan mampu merespon tantangan zaman, mentransformasikan nilai-nilai agama dan nilai-nilai kemanusiaan yang universal dalam konteks kekinian.

Menurut Waryono, ada dua aspek kemampuan yang menjadi fokus PBSB saat ini. Pertama, pemahaman dan penguasaan terhadap aspek ilmu agama (tafaqquh fiddin) yang menjadi core business Pesantren. "Termasuk di dalamnya, kemampuan menentukan maslahat kemanusiaan (tafaqquh fii mashalihil khalqi), terlebih di kala pandemi melanda.l," terangnya. Kedua, PBSB tidak hanya memberikan ruang pengkajian keilmuan keislaman saja, tetapi juga kajian keilmuan lainnya sebagai instrumen akademik dan metodologis untuk mentransformasikan agama sehingga lebih kontekstual,” lanjutnya.

Sejalan dengan itu, Direktorat PD Pontren terus berusaha melakukan optimalisasi pilihan program studi. Hal itu dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat dan pesantren dalam menjalankan fungsi pendidikan, fungsi dakwah serta pemberdayaan masarakat, serta upaya mewujudkan kemandirian pesantren dan mempercepat pembangunan nasional. Harapannya, santri lulusan PBSB akan lebih responsif dan mampu memberikan solusi terhadap persoalan-persoalan aktual.

Daftar Perguruan Tinggi dan Kuota untuk Setiap Jurusan

Berikut ini daftar pilihan perguruan tinggi dan kuota untuk setiap Jurusan Program Sarjana (S1) dalam seleksi PBSB tahun 2021:

  1. UIN Alauddin, Makassar, (Fakultas Ilmu Kesehatan; Kesehatan Masyarakat/kuota 10 santri).
  2. UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang, (Fakultas Ekonomi; Perbankan Syariah/kuota 10 santri).
  3. UIN Sunan Ampel, Surabaya, (Fakultas Dakwah dan Komunikasi; Pengembangan Masyarakat Islam/kuota 10 santri).
  4. UIN Sunan Gunung Djati, Bandung, (Fakultas Ushuluddin; Tasawuf Psikoterapi/kuota 10 santri).
  5. UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, (Fakultas Dakwah dan Komunikasi; Ilmu Kesejahteraan Sosial/kuota 10 santri).
  6. UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, (1) Fakultas Kedokteran; Kedokteran dan Pendidikan Dokter (8 santri). (2) Fakultas Ilmu Kesehatan; Farmasi (8 santri).
  7. UIN Walisongo, Semarang, (Fakultas Syariah dan Hukum; Ilmu Falak/ kuota 10 santri).
  8. UIN Sumatera Utara, Medan, (Fakultas Syariah dan Hukum; Hukum/ kuota 10 santri).
  9. IPB, Bogor, (Fakultas Teknologi Pertanian; Teknik Industri Pertanian/ kuota 5 santri).
  10. ITS, Surabaya, (Fakultas Teknologi Informasi; Teknik Informatika/ kuota 5 santri).
  11. UGM, Yogyakarta, (1Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik; Ilmu Komunikasi (4 santri). (2) Fakultas Psikologi; Psikologi (4 santri).
  12. Unisma, Malang, (Fakultas Kedokteran; Pendidikan Dokter (2 santri).
  13. UPI, Bandung, (Fakultas Ilmu Pendidikan; a) Bimbingan dan Konseling (5 santri), b) Teknologi Pendidikan (5 santri).
  14. UI, Jakarta, (1) Fakultas Hukum; Ilmu Hukum (2 santri) (2) Fakultas Keperawatan; Ilmu Keperawatan (2 santri) (3) Fakultas Ekonomi dan Bisnis; a) Ilmu Ekonomi (2 santri), b) Manajemen (2 santri), c) Ilmu Ekonomi Islam (2 santri) (4) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik; Hubungan Internasional (2 santri) (5) Fakultas Teknik; Teknik Industri (2 santri).
  15. UNJ, Jakarta, (Fakultas Ekonomi; Pendidikan Ekonomi/ kuota 10 santri).
  16. Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia), Jakarta, (Fakultas Islam Nusantara; Sejarah Kebudayaan Islam/ kuota 10 santri).
  17. Unwahas, Semarang, (Fakultas Agama Islam; Hukum Ekonomi Syariah/ kuota 10 santri).
  18. Universitas Islam Nusantara (Uninus), Bandung, (Fakultas Agama Islam; Perbankan Syariah, kuota 10 santri).
  19. Universitas Islam Makassar (UIM), Makassar, Fakultas Pertanian; a) Agrobisnis (10 santri), b) Agroteknologi (10 santri).
  20. Unram, Mataram, (Fakultas Ekonomi; Ekonomi/ kuota 10 santri).

Sebelumnya, beasiswa untuk santri berprestasi hanya diberikan di Universitas Negeri. Kali ini, Unwahas juga menjadi salah satu kampus yang dipercaya oleh Kemenag untuk menerima program beasiswa santri berprestasi tersebut.

Waryono menambahkan, selain program sarjana (S1), PBSB tahun ini juga akan dibuka untuk Program Magister (S2). Program Magister (S2) PBSB ini dibuka untuk tiga program studi, yaitu:

  1. UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, (1) Pascasarjana Sains dan Teknologi; Magister Informatika (10 santri) (2) Pascasarjana Interdisciplinary Islamic Studies; Konsentrasi Kajian Industri dan Bisnis Halal (10 santri).
  2. Institut Agama Islam Bunga Bangsa, Cirebon(Pascasarjana; Manajemen Pendidikan Islam/ kuota 10 santri).

Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, Unwahas Semarang, Dr Helmy Purwanto, ST, MT mengatakan, Unwahas Semarang baru tahun ini memperoleh program beasiswa santri berprestasi dari Kementerian Agama.

“Biasanya santri berprestasi, sebelumnya hanya di universitas negeri dan mendapatkan beasiswa kuliah sampai lulus di universitas tersebut. Alhamdulillah tahun ini, kami dipercaya untuk mendapatkan program beasiswa santri berprestasi. Iya, kemarin kami sudah menerima surat dari Kemenag, dan Universitas Wahid Hasyim termasuk salah satu universitas yang mendapatkan Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) atau santri berprestasi ini,” katanya. 

Hal ini untuk mengakomodir para santri di Ponpes yang memang mempunyai prestasi. Sebelumnya, program beasiswa santri berprestasi ini hanya ada di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

PBSB adalah merupakan program unggulan kementerian agama yang telah berhasil melahirkan intelektual-intelektual religius dan nasionalis. Untuk informasi mengenai Pendaftaran PBSB 2021, silahkan pantau terus di laman https://ditpdpontren.kemenag.go.id/pbsb/

Terima Kasih, semoga bermanfaat.

Salam Literasi!

Membangun Santri, Membangun Indonesia

Post a Comment for "PBSB 2021 Dibuka Pertengahan Maret"