Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Rincian 9 Komponen Penggunaan Dana BOP Kesetaraan Reguler (BOSP)

Komponen Penggunaan Dana BOP Kesetaraan


INFO DAPODIK & PENDIDIKAN - Rincian 9 Komponen Penggunaan Dana BOP Kesetaraan Reguler (BOSP).

Setelah membagikan informasi tentang Rincian 10 Komponen Penggunaan Dana BOP PAUD Reguler (BOSP) sebelumnya, pada kesempatan kali ini Admin akan membagikan kembali informasi mengenai Rincian 9 Komponen Penggunaan Dana BOP Kesetaraan Reguler (BOSP).

Berikut di bawah ini adalah Rincian 9 Komponen Penggunaan Dana BOP Kesetaraan Reguler (BOSP):

1. Komponen Penerimaan Peserta Didik Baru

Untuk komponen yang pertama adalah komponen penerimaan peserta didik baru atau PPDB.

Penerimaan Peserta Didik baru merupakan komponen yang digunakan untuk pembiayaan dalam mendukung kegiatan-kegiatan pelaksanaan rangkaian penerimaan peserta didik baru, mulai dari persiapan penerimaan sampai dengan pasca penerimaan, seperti:

  • Penggandaan formulir dan publikasi atau pengumuman penerimaan Peserta Didik baru, dan biaya layanan penerimaan Peserta Didik baru dalam jaringan;
  • Biaya kegiatan pengenalan lingkungan sekolah;
  • Penentuan peminatan bagi sekolah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah dan tes bakat skolastik atau tes potensi akademik bagi sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat;
  • Pendataan ulang bagi Peserta Didik lama;
  • Kegiatan lainnya dalam rangka pelaksanaan penerimaan Peserta Didik baru yang relevan.

2. Komponen Pengembangan Perpustakaan

Komponen berikutnya adalah mengenai komponen pengembangan perpustakaan.

Pengembangan perpustakaan merupakan komponen yang digunakan untuk pembiayaan pengembangan perpustakaan dalam hal sarana kualitas manajemen operasional perpustakaan, maupun kegiatan terkait dalam rangka meningkatkan minat baca, seperti:

  • Penyusunan modul pengayaan;
  • Pengadaan buku pengayaan;
  • Peningkatan minat baca Peserta Didik; dan/atau
  • Kegiatan lainnya dalam rangka pelaksanaan pengembangan perpustakaan yang relevan.

3. Komponen Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran dan Ekstrakurikuler

Komponen Pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler merupakan komponen yang digunakan untuk pembiayaan dalam kegiatan pembelajaran sesuai dengan konteks tematik program Kementerian baik berbasis teknologi maupun non-teknologi, seperti:

  • Penyusunan analisis konteks Pendidikan Kesetaraan;
  • Pengembangan silabus dan penyusunan rencana program pembelajaran;
  • Penyusunan dan pencetakan/ pengadaan modul interaktif dan media pembelajaran;
  • Pengadaan alat keterampilan dan bahan praktik keterampilan;
  • Kegiatan pembelajaran luar kelas;
  • Penguatan saka widya budaya bakti;
  • Penguatan/ pengembangan pembelajaran literasi dan numerasi;
  • Penyediaan dan/atau pengembangan konten pembelajaran;
  • Penguatan pendidikan karakter dan penumbuhan budi pekerti, termasuk pencegahan dan penanggulangan tindak kekerasan, dan penguatan kebhinnekaan di lingkungan Satuan Pendidikan; dan
  • Pembiayaan kegiatan lain yang relevan dalam pelaksanaan pembelajaran dan ekstrakurikuler.

4. Komponen Pelaksanaan Evaluasi/ Asesmen Pembelajaran dan Bermain

Pelaksanaan evaluasi/ asesmen pembelajaran dan bermain merupakan komponen yang digunakan untuk pembiayaan dalam pelaksanaan evaluasi dan/atau asesmen dalam rangka peningkatan mutu satuan pendidikan, seperti:

  • Penyelenggaraan ujian modul/ sumatif;
  • Penyelenggaraan uj ian pendidikan kesetaraan; dan/atau
  • Pelaksanaan refleksi pembelajaran dalam rangka pengidentifikasian tantangan dalam pembelajaran;
  • Penyediaan laporan hasil ujian/asesmen; dan/atau
  • Kegiatan lain yang relevan dalam pelaksanaan asesmen dan evaluasi pembelajaran di Satuan Pendidikan.

5. Komponen Pelaksanaan Administrasi Kegiatan Satuan Pendidikan

Komponen pelaksanaan administrasi kegiatan satuan pendidikan merupakan komponen yang digunakan untuk pembiayaan dalam pemenuhan kebutuhan administrasi Satuan Pendidikan dan penguatan tata kelola Satuan Pendidikan, seperti:

  • Pendataan Peserta Didik program pendidikan kesetaraan;
  • Pembelian alat tulis kantor dan bahan habis pakai lainnya;
  • Penyusunan perencanaan, pelaksanaan pengawasan, pelaksanaan evaluasi, dan pen5msunan tata tertib Satuan Pendidikan dalam rangka penguatan tata kelola satuan pendidikan; dan/atau
  • Kegiatan pelaksanaan administrasi kegiatan Satuan Pendidikan lainnya.

6. Komponen Pengembangan Profesi Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Berikutnya adalah mengenai komponen pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan.

Komponen pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan merupakan komponen yang digunakan untuk pembiayaan dalam meningkatkan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan sesuai dengan konteks tematik program Kementerian, baik secara mandiri maupun dengan berpartisipasi pada komunitas belajar, seperti:

  • Pembiayaan dalam rangka mengikuti atau menyelenggarakaan kegiatan dalam rangka pengembangan/ peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan;
  • Peningkatan kompetensi terkait pengadaan barang dan jasa satuan pendidikan;
  • Partisipasi dalam komunitas belajar; dan/atau
  • Pembiayaan lain yang relevan dalam rangka menunjang pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan.

7. Komponen Pembiayaan Langganan Daya dan Jasa

Adapun komponen pembiayaan langganan daya dan jasa merupakan komponen yang digunakan untuk pembiayaan dalam menyediakan daya dan jasa untuk mendukung operasional rutin Satuan Pendidikan, seperti:

  • Pembiayaan listrik, internet, dan air;
  • Pembiayaan dalam rangka pembayaran daya dan/atau jasa yang mendukung operasional sekolah meliputi, pemasangan baru, penambahan kapasitas, pembayaran langganan rutin listrik, air, telepon, internet, atau pembiayaan langganan daya dan jasa lain yang relevan; dan/atau
  • Pembiayaan lain yang relevan dalam rangka pemenuhan kebutuhan daya dan/atau jasa Satuan Pendidikan.

8. Komponen Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Satuan Pendidikan

Pemeliharaan sarana dan prasarana Satuan Pendidikan merupakan komponen yang digunakan untuk pembiayaan kegiatan dalam memelihara prasarana Satuan Pendidikan dan menyediakan atau memelihara sarana Satuan Pendidikan, seperti:

  • Pemeliharaan alat pembelajaran;
  • Pemeliharaan alat peraga pendidikan;
  • Penyediaan obat-obatan, peralatan kebersihan atau peralatan kesehatan lainnya dalam rangka menjaga kesehatan Peserta Didik dan pendidik baik dalam upaya mencegah atau menanggulangi;
  • Penyediaan dan/atau pemeliharaan sarana/ peralatan/ fasilitas/ aksesibilitas bagi Peserta Didik berkebutuhan khusus; dan/atau
  • Pembiayaan lain yang relevan dalam rangka pemeliharaan sarana dan prasarana Satuan Pendidikan.

9. Komponen Penyediaan Alat Multimedia Pembelajaran

Dan untuk komponen yang terakhir adalah mengenai komponen penyediaan alat multimedia pembelajaran.

Komponen penyediaan alat multimedia pembelajaran merupakan komponen yang digunakan untuk pembiayaan dalam menyediakan perangkat keras dan lunak untuk menunjang pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi, seperti:

  • Komputer desktop dan/atau laptop untuk digunakan dalam proses pembelajaran;
  • Printer dan/atau scanner;
  • Liquid Crystal Display (LCD) proyektor; dan/atau
  • Alat multimedia pembelajaran lainnya yang relevan dalam rangka menunjang pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi.


Demikianlah informasi mengenai Rincian 9 Komponen Penggunaan Dana BOP Kesetaraan Reguler (BOSP) yang dapat Admin bagikan pada kali ini dan semoga dapat bermanfaat.

Terima Kasih.

Salam Satu Data Pendidikan Indonesia.

Post a Comment for "Rincian 9 Komponen Penggunaan Dana BOP Kesetaraan Reguler (BOSP)"