Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

6 Karakter Utama Profil Pelajar Pancasila pada Survei Karakter AN/ ANBK

Karakter Utama Profil Pelajar Pancasila


INFO DAPODIK & PENDIDIKAN - Survei Karakter ditujukan untuk mengukur perkembangan karakter peserta didik sebagai salah satu capaian pembelajaran.

Perbedaan AKM dan Survei Karakter

AKM mengukur hasil belajar kognitif yang mengukur literasi membaca dan literasi matematika (numerasi) murid.

Sementara Survei Karakter mengukur hasil belajar emosional yang mengacu pada Profil Pelajar Pancasila dimana pelajar Indonesia memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

6 (enam) karakter yang diukur pada peserta didik di Indonesia didasarkan pada profil pelajar Pancasila yaitu sebagai berikut: 

  • Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, khususnya akhlak pada manusia, akhlak pada alam, dan akhlak bernegara, 
  • Gotong-royong, 
  • Kreativitas, 
  • Nalar kritis, 
  • Kebinekaan global, dan 
  • Kemandirian.

Berikut di bawah ini adalah penjelasan singkat mengenai 6 Karakter Utama Profil Pelajar Pancasila pada Survei Karakter AN/ ANBK, silahkan disimak ya.


Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia

Karakter beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia dapat didefinisikan sebagai pengamalan nilai-nilai agama dan kepercayaan yang diwujudkan melalui akhlak pada manusia, akhlak pada alam, dan akhlak bernegara dalam kehidupan sehari-hari.


Gotong Royong

Gotong royong adalah istilah asli Indonesia yang digunakan untuk merujuk pada kegiatan bersama dalam suatu komunitas untuk mengerjakan suatu aktivitas bersama yang terlampau besar untuk diselesaikan seorang diri atau hanya oleh beberapa orang.


Kreativitas

Kreativitas dapat diukur dengan meminta individu mengerjakan suatu tugas atau mencari segala cara baru menggunakan barang-barang yang ada (berpikir divergen), menceritakan pengalaman berperilaku kreatif, dan menceritakan seberapa tinggi minat atau kesenangan terlibat dalam kegiatan kreatif.


Nalar Kritis

Nalar kritis dapat didefinisikan sebagai kemampuan berpikir secara terarah. 

Ada beberapa konstruk yang pernah digunakan sebagai indikator nalar kritis, yaitu sebagai berikut: 

  • Mencari informasi relevan termasuk yang bertentangan dengan keyakinan dan pendapat pribadi, 
  • Menganalisis dan mengevaluasi informasi dari berbagai perspektif, dan 
  • Mengambil keputusan dengan mempertimbangkan konsekuensi dan prinsip etika universal.


Kebhinekaan Global

Karakter kebinekaan global mengarah pada konsep budaya global yang merupakan imbas dari globalisasi. 

Kondisi ini memungkinkan individu dari suatu negara dapat mempelajari budaya dari negara lain. 

Tantangan dalam budaya global adalah menciptakan kerja sama antar negara untuk mencapai kesejahteraan bersama.


Kemandirian

Karakter kemandirian didasarkan pada pemahaman siswa terhadap kekuatan dan keterbatasan yang dimiliki sehingga siswa mampu merencanakan tujuan yang sesuai dengan dirinya.


Asesmen Nasional bertujuan tidak hanya memotret hasil belajar kognitif murid namun juga memotret hasil belajar sosial emosional. 

Asesmen nasional diharapkan dapat memotret sikap, nilai, keyakinan, serta perilaku yang dapat memprediksi tindakan dan kinerja murid di berbagai konteks yang relevan. 

Hal ini penting untuk menyampaikan pesan bahwa proses belajar-mengajar harus mengembangkan potensi murid secara utuh baik kognitif maupun non kognitif.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai 6 Karakter Utama Profil Pelajar Pancasila pada Survei Karakter AN/ ANBK yang dapat Admin bagikan, semoga dapat bermanfaat.

Terima Kasih.

Salam Satu Data Pendidikan Indonesia.

Post a Comment for "6 Karakter Utama Profil Pelajar Pancasila pada Survei Karakter AN/ ANBK"